DRPM UNY Selenggarakan Patent Coaching Clinic Perdana Tahun 2026

Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Sentra KI menyelenggarakan kegiatan Patent Coaching Clinic (PCC) sebagai agenda perdana pada tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2025, bertempat di Aula Lantai 7 Gedung Imam Barnadib Universitas Negeri Yogyakarta. PCC menjadi langkah strategis DRPM UNY dalam memperkuat pengelolaan dan peningkatan luaran kekayaan intelektual, khususnya paten di lingkungan universitas. Kegiatan ini, diikuti oleh 46 inventor UNY yang sudah mempunyai draf paten/produk yang siap didaftarkan.Dalam sambutannya, Direktur DRPM UNY, Prof. Dr. Yudik Prasetyo, M.Kes., menyampaikan bahwa Patent Coaching Clinic merupakan kegiatan awal yang penting dalam mengawali program penguatan paten pada tahun 2026. Beliau menegaskan bahwa pengelolaan paten di lingkungan UNY terus menunjukkan perkembangan yang positif dan perlu diperkuat secara berkelanjutan. Pada tahun 2026 ini, kegiatan PCC difokuskan pada tindak lanjut dokumen paten yang telah didaftarkan pada tahun sebelumnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan proses pendaftaran paten tidak berhenti pada tahap administrasi semata, tetapi dapat berlanjut hingga tahap hilirisasi dan komersialisasi, sehingga mampu meningkatkan kredibilitas institusi. Beliau juga mendorong kolaborasi antara program studi dan fakultas dalam upaya peningkatan jumlah dan kualitas paten di lingkungan universitas. Kegiatan PCC secara resmi dibuka oleh Bapak Direktur dan disertai permohonan maaf dari Beliau apabila dalam penyelenggaraan kegiatan ini masih terdapat kekurangan.Ketua Sentra Kekayaan Intelektual (KI) DRPM UNY, Prof. Dr. Eli Rohaeti, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa Patent Coaching Clinic merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan oleh Sentra KI pada tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada para inventor dalam menyiapkan dan menyempurnakan dokumen paten agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk mendukung proses pendampingan tersebut, Sentra KI melibatkan sejumlah pendamping dari berbagai bidang keilmuan.Kegiatan PCC menghadirkan narasumber dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Andi Krisna Budi Wibowo, S.T., dengan Prof. Dr. Eli Rohaeti, M.Si. sebagai moderator. Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan materi mengenai Strategi Menuju Paten Granted sekaligus memberikan pemahaman mendasar terkait konsep paten. Dijelaskan bahwa paten merupakan hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas suatu invensi di bidang teknologi untuk jangka waktu tertentu yang memberikan kewenangan kepada inventor untuk melarang pihak lain menggunakan atau memanfaatkan invensi tanpa izin, serta membuka peluang bahwa paten dapat dialihkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Melalui pelaksanaan Patent Coaching Clinic ini, DRPM UNY berharap para inventor memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai proses, strategi, dan substansi penyusunan dokumen paten, sehingga mampu meningkatkan peluang paten UNY untuk memperoleh status granted serta berkontribusi pada penguatan inovasi dan daya saing institusi. (Puspa)
Tags: