DRPM UNY PERKUAT KAPASITAS KELEMBAGAAN MELALUI PENAMBAHAN PATEN DI BIDANG INOVASI LINGKUNGAN

Yogyakarta – Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas kelembagaan melalui peningkatan jumlah paten yang dihasilkan oleh dosen. Salah satu capaian terbaru adalah diperolehnya paten di bidang inovasi lingkungan yang dikembangkan oleh tim dosen UNY.

Paten tersebut merupakan hasil karya tim inventor yang terdiri dari Prof. Dr. Tien Aminatun, S.Si., M.Si., Dr. Anna Rakhmawati, M.Si., dan Prof. Dr. Sri Atun, M.Si. Invensi ini mengusung pengembangan Metode Induksi Bakteri Pseudomonas aeruginosa RTKP1 pada Perakaran Tanaman Pteris vittata untuk Absorbsi Cemaran Logam Merkuri yang telah mendapatkan paten Nomor IDS000012868 dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual - Kementerian Hukum R.I.

Kehadiran paten ini menjadi bagian dari kontribusi nyata UNY melalui DRPM dalam mendorong pengembangan inovasi di bidang lingkungan dan sains terapan. Secara khusus, inovasi ini berfokus pada optimalisasi pemanfaatan metode fitoremediasi yang dikombinasikan dengan agen biologi (bakteri) untuk mengatasi pencemaran lingkungan, yang selama ini memerlukan penanganan lebih efektif dan aman di Indonesia.

Latar belakang pengembangan paten ini berangkat dari kondisi lingkungan di beberapa wilayah Indonesia yang mengalami pencemaran berat akibat aktivitas pertambangan, salah satunya adalah tingginya cemaran logam merkuri pada lahan bekas pertambangan emas. Metode pembersihan lahan tambang emas rakyat yang tercemar merkuri seringkali membutuhkan biaya besar dan kurang ramah lingkungan, sementara potensi agen hayati lokal belum dimaksimalkan secara terstruktur.

Melalui inovasi ini, tim peneliti menawarkan solusi permasalahan lingkungan berbasis bioremediasi yang relevan dengan kebutuhan pemulihan lingkungan saat ini. Integrasi antara tanaman akumulator Pteris vittata L dan bakteri pembantu Pseudomonas aeruginosa RTKP1 memungkinkan proses penyerapan (absorbsi) logam merkuri berlangsung lebih interaktif, adaptif, dan efektif langsung di zona perakaran tanaman.

Pemanfaatan teknologi bioremediasi dalam sistem ini membuka peluang besar untuk pemulihan lahan kritis akibat limbah tambang secara lebih efektif dan efisien, sekaligus sejalan dengan tuntutan keberlanjutan lingkungan di era modern.

Dengan bertambahnya jumlah paten ini, diharapkan UNY semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam inovasi, serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

Tags: