DRPM UNY AWALI PELAKSANAAN BIMA 2026 DENGAN SEMINAR PENGUATAN KUALITAS PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Yogyakarta — Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan Kegiatan Seminar Awal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) BIMA Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 101 proposal  penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang telah dinyatakan lolos pendanaan yang dibagi menjadi 7 kelompok ruang seminar, terdiri atas 2 kelompok bidang PkM dan 5 kelompok bidang penelitian.

Seminar diawali dengan pembukaan oleh Kepala Bagian Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) DRPM UNY, Tri Sumarni, M.Pd yang menyampaikan pentingnya pelaksanaan seminar sebagai bagian dari upaya penjaminan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama guna memohon kelancaran dan kesuksesan seluruh rangkaian acara.

Selanjutnya, Pelaksana Harian (Plh.) Direktur DRPM UNY, Prof. Dr. Wagiran, M.Pd., memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan seminar secara resmi. Dalam arahannya, Prof. Wagiran menyampaikan apresiasi kepada seluruh peneliti dan pengabdi yang berhasil lolos pendanaan BIMA 2026. “Bapak/Ibu yang lolos pada pendanaan kali ini merupakan peneliti dan pengabdi yang istimewa karena telah melalui proses seleksi yang ketat,” ungkapnya.

Prof. Wagiran menjelaskan bahwa terdapat 101 proposal yang mengikuti seminar awal, dengan rincian 28 kelompok PkM (skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, Pemberdayaan Masyarakat pemula, Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah, Program Inovasi Seni Nusantara) dan 73 kelompok penelitian BIMA yang meliputi Penelitian Fundamental, Penelitian Terapan, Penelitian Dosen Pemula, Penelitian Prototipe, Penelitian Tesis Magister, Penelitian Disertasi Doktor, Penelitian Magister menuju Doktor Sarjana Unggul  serta Penelitian BPDP yang didanai melalui sektor perkebunan.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan bahwa Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sudah terbit dan setelah seminar awal selesai dilaksanakan, dana termin pertama dapat segera dicairkan setelah penandatanganan kontrak selesai dilakukan. Selain itu, para peneliti dan pengabdi diharapkan segera memulai tahapan kegiatan pada bulan Mei 2026 dengan memanfaatkan dana termin pertama secara optimal. Ketua peneliti dan pengabdi juga diminta untuk mencermati isi kontrak, melaksanakan seluruh kewajiban tahapan penelitian, serta mengisi logbook harian sebagai bentuk pelaporan kegiatan.Hal penting lainnya yang menjadi perhatian adalah kewajiban pengurusan Ethical Clearance sebelum pelaksanaan penelitian. Pengajuan Ethical Clearance dapat dilakukan secara online melalui laman resmi layanan etik DRPM UNY.

Menutup arahannya, Prof. Wagiran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peneliti dan pengabdi serta berharap seluruh kegiatan dapat berjalan lancar sesuai target dan waktu yang telah ditetapkan.

Sebelum pelaksanaan seminar dimulai, Kepala Bagian Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) menyampaikan ketentuan dan mekanisme seminar, serta menjelaskan peran, fungsi, dan tanggung jawab reviewer, moderator, dan petugas ruang dalam rangka menjamin efektivitas, akuntabilitas, dan kualitas proses seminar.

Dengan terselenggaranya Seminar Awal Penelitian dan PkM BIMA 2026 ini, diharapkan seluruh kegiatan penelitian dan pengabdian di lingkungan UNY dapat berjalan dengan baik, menghasilkan luaran yang berkualitas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat. (herri-tri s)